Sabtu, 29 November 2014

Lima Teknologi yang Dapat Mengubah Dunia

Lima Teknologi yang Dapat Mengubah Dunia
     Michael Goodwin, Partner Senior dari HTC, ,memamerkan telepon selular HTC pertama dengan tampilan depan Facebook di kantor pusat Facebook di Menlo Park, California, Kamis (4/4). Facebook mengatakan bahwa mereka tidak membuat telepon atau sistem operasi. Namun, Facebook memperkenalkan pengalaman baru bagi telepon Android. Ide dari service "Home" ini untuk membawa konten ke pengguna, tanpa mengharuskan mereka membuka aplikasi terlebih dahulu. AP/Marcio Jose Sanchez.
Massachusetts Institute of Technology (MIT) dalam Technology Review pada 23 April merilis lima teknologi yang dapat mengubah dunia pada tahun ini.

MIT berfokus pada kemajuan terobosan yang memberikan orang lain cara baru untuk menggunakan teknologi. "Tiap tahun kami memilih beberapa teknologi yang paling mungkin mengubah dunia," kata Jason Pontin, penerbit dan Pemimpin Redaksi Technology Review MIT. Lalu teknologi apa yang sesuai dengan tipe kepribadian Anda?

1. Media sosial temporary (sementara)
Media sosial telah mengubah cara orang berinteraksi. Situs jejaring sosial, seperti Facebook dan Twitter, memberikan ketersediaan informasi dan privasi.

2. Tenaga surya ultra efisien
Penggunaan tenaga surya ultra efisien akan membuat energi alternatif menjadi kenyataan. Terobosan ini memungkinkan tenaga surya bersaing dengan bahan bakar fosil.

3. Jam tangan pintar
Ketika popularitas ponsel pintar telah mengubah cara dan memudahkan orang-orang mendapatkan informasi, jam tangan pintar justru mengambil langkah lebih lanjut dengan mengumpulkan informasi dari smartphone dan menampilkannya pada jam interaktif. Beberapa produsen yang telah menciptakan teknologi ini adalah Pebble, Son, Motorola, dan MetaWatch.

4. Teknologi robot
Kemajuan teknologi robot memiliki potensi dramatis di tempat kerja. Salah satu teknologi baru yang mendorong inovasi di tempat kerja adalah Baxter, robot baru yang diciptakan oleh Rethink Robotics. Robot ini membantu robot dan para pekerja untuk bekerja berdampingan dengan lebih aman.

5. Printer 3D
Salah satu tren yang paling populer dari tahun lalu adalah dikembangkannya printer 3D. Perusahaan kini mulai mengambil manfaat dari teknologi ini untuk memproduksi beberapa produk yang berfungsi penuh atau sebagian. Baru-baru ini General Electric mulai mengambil langkah-langkah untuk mencetak saluran bahan bakar untuk pesawat baru melalui cetak 3D ini.

Jumat, 21 November 2014

Canvas Fingerprinting, Teknologi Baru Pelacak di Internet

cookies

Para pengiklan di internet adalah sangat penting untuk mengetahui situs web yang Anda kunjungi, mengetahui apa yang Anda baca memberi mereka petunjuk tentang apa yang Anda mungkin ingin beli. Jika Anda mencari review acara televisi di Google, pada waktu berikutnya Anda mungkin menemukan iklan tertentu yang terkait dengan kebiasaan Anda ketika berselancar di internet. Hal ini bukanlah suatu kebetulan.
Untuk melakukan hal tersebut di atas pengiklan menggunakan cookies, file teks kecil yang disimpan dalam sebuah folder pada PC Anda yang akan melacak ke mana Anda pergi dan apa yang Anda lihat di internet. Anda bisa memilih untuk keluar dari sistem ini, namun jika Anda tidak proaktif mematikan fitur cookies ini, pelacakan akan terjadi secara default.
Pada bulan Mei 2012 yang lalu, undang-undang Uni Eropa yang baru mengharuskan adanya opt-in eksplisit sebelum cookie bisa diberlakukan. Hal ini bisa membantu orang yang kurang tech-savvy mempertahankan privasi mereka, tetapi timbul konsekuensi yang tidak diinginkan, yaitu menciptakan perlombaan untuk menciptakan teknologi pelacak yang baru yang berada di luar jangkauan undang-undang.
Salah satu yang cukup mencarik perhatian adalah Canvas Fingerprinting. Seperti halnya cookie, teknik ini memungkinkan pihak ketiga untuk melacak situs apa situs yang Anda kunjungi dan kapan anda melakukan kunjungan tersebut. Namun Canvas Fingerprinting tidak sejalan dengan undang-undang Uni Eropa karena melakukan by pass,  tidak memasang file pada PC Anda.
Canvas fingerprinting bekerja dengan meminta browser untuk menggambar gambar kecil pada layar ketika Anda mengunjungi sebuah website/situs. Karakteristik unik dari browser dan komputer tersebut dapat digunakan untuk mengidentifikasi Anda secara unik.
Gambar kecil yang telah dibuat tersebut kemudian dianalisis, diubah menjadi angka-angka melalui perhitungan matematika yang cerdas dan dikirim kembali kepada pihak ketiga. Semua kunjungan situs web dengan angka yang cocok kemudian dikelompokkan bersama-sama untuk membuat profil tentang apa yang Anda lihat dan kapan hal tersebut terjadi. Canvas fingerprinting ini berpotensi membawa kembali pengguna internet  ke hari-hari saat cookies belum diatur dengan undang-undang. Ini artinya dengan teknik ini akan ada tracking masif terhadap aktivitas pengguna internet jika teknologi canvas fingerprinting ini berlaku.
Terlebih lagi teknologi ini bisa menghindari undang-undang Uni Eropa dan juga berhasil menghindari sebagian besar metode untuk tetap private. Incognito atau private mode biasa yang disediakan oleh browser tidak akan bisa mencegah, tidak juga software pemblokir iklan dan tidak ada pengaturan khusus di browser yang bisa mematikannya. Tentu saja hal ini sangat berbahaya bagi privasi pengguna.
Sumber: The Telegraph
Sumber Gambar: WikiHow